ABSTRAKSI
Winda
Gardena.57411417
Game
Tetris Menggunakan Eclipse
Tugas.
Jurusan Teknik Informatika. Fakultas Teknologi Industri. Universitas Gunadarma.
2014
Kata
Kunci: Tetris,game,about,highscore,
(Cover+19)
Di zaman yang sangat modern ini, game sangat merebak di masyarakat. Dari
orang dewasa hingga anak balita, perbincangannya hanya seputar game. Hal ini didukung dengan banyaknya
software-software pendukung dan perangkat yang memudahkan game itu sendiri.
Penulis membuat game Tetris dengan menggunakan software
Eclipse dengan bahasa pemrograman java karena penulis sedang belajar aplikasi
Eclipse di Laboratorium Informatika sebagai laboratorium penunjang kelas. Java
merupakan salah satu bahasa pemrograman yang berorientasi objek sehingga
memudahkan proses pembuatan dalam hal tampilan. Memiliki sifat-sifat penurunan
dan multi platform.
Lahirnya teknologi multimedia adalah
hasil dari perpaduan kemajuan teknologi elektronik, teknik komputer dan
perangkat lunak. Kemampuan penyimpanan dan pengolahan gambar digital dalam
belasan juta warna dengan resolusi tinggi serta reproduksi suara maupun video
dalam bentuk digital. Multimedia merupakan konsep dan teknologi dari unsur –
unsur gambar, suara, animasi serta video disatukan didalam komputer untuk
disimpan, Diproses dan disajikan guna membentuk interaktif yang sangat inovatif
antara komputer dengan user.
Di zaman yang sangat modern ini, game sangat merebak di masyarakat. Dari
orang dewasa hingga anak balita, perbincangannya hanya seputar game. Hal ini didukung dengan banyaknya
software-software pendukung dan perangkat yang memudahkan game itu sendiri.
Penulis membuat game Tetris dengan menggunakan software
Eclipse dengan bahasa pemrograman java karena penulis sedang belajar aplikasi
Eclipse di Laboratorium Informatika sebagai laboratorium penunjang kelas. Java
merupakan salah satu bahasa pemrograman yang berorientasi objek sehingga
memudahkan proses pembuatan dalam hal tampilan. Memiliki sifat-sifat penurunan
dan multi platform.
PEMBAHASAN
XML
XML
(Extensible Markup Language)
adalah bahasa markup untuk keperluan umum
yang disarankan oleh W3C untuk
membuat dokumen markup keperluan
pertukaran data antar sistem yang beraneka ragam. XML didesain untuk mampu
menyimpan data secara ringkas dan mudah diatur. Kata kunci utama XML adalah
data. yang jika diolah bisa memberikan informasi.
Untuk Penggunaan XML itu sendiri dalam
kasus ini di dalam Android, XML lebih banyak dgunakan dalam mengatur tampilan,
walaupun juga digunakan untuk mendapatkan nilai dari suatu file xml yang
lainnya.
Perintah Dasar XML Android
XML Android pada
dasarnya berbeda dengan XML secara umum. Pada XML Android, nama-nama tag telah
didefinisikan oleh Android SDK, tidak seperti XML pada umumnya yang dapat
menuliskan nama-nama tag sesuai keinginan. Berikut beberapa tag XML Android
yang sering digunakan.
No.
|
Perintah
|
Fungsi
|
1
|
<AbsolutLayout
|
digunakan
jika hendak menggunakan sistem koordinat x dan y untuk tata letak widget (berdasar
piksel)
|
2
|
<LinearLayout
|
jika
jenis ini yang digunakan, widget akan terurut secara vertikal
berdasarkan urutan penulisan widget
|
3
|
<RelativeLayout
|
tata
letak widget relatif, bergantung widget lainnya
|
4
|
<Button
|
membuat
widget tombol
|
5
|
<ImageButton
|
membuat
widget tombol gambar
|
6
|
<EditText
|
membuat
widget kolom penulisan teks
|
7
|
<TextView
|
membuat
widget teks
|
8
|
<ImageView
|
membuat
widget untuk menampilkan gambar
|
9
|
<Spinner
|
membuat
widgetspinner (combo box)
|
Selain nama-nama tag, pada XML Android juga menyediakan perintah
untuk mengatur widget-widget tersebut yang dituliskan di dalam tag-tag
tersebut.
No.
|
Perintah
|
Fungsi
|
1
|
android:id
|
memberikan nama id
|
2
|
android:layout_height
|
mengatur tinggi widget
|
3
|
android:layout_weight
|
mengatur lebar widget
|
4
|
android:layout_x
|
mengatur posisi widget terhadap
sumbu x
|
5
|
android:layout_y
|
mengatur posisi widget terhadap
sumbu y
|
6
|
android:text
|
memberikan teks
|
7
|
android:textSize
|
mengatur ukuran teks
|
8
|
android:textStyle
|
mengatur gaya teks
|
9
|
android:textColor
|
mengatur warna teks
|
10
|
android:gravity
|
mengatur posisi widget secara
vertikal
|
11
|
android:layout_gravity
|
mengatur posisi widget terhadap
layar
|
12
|
android:layout_width
|
mengatur lebar layar
|
13
|
android:layout_height
|
mengatur tinggi layar
|
14
|
android:background
|
memberi background pada layar
|
AndroidManifest
Android Manifest
merupakan sebuah xml yang berisi informasi mengenai aplikasi, seperti versi
dari aplikasi, nama package, level SDK yang digunakan, beserta icon dan nama
yang diberikan untuk aplikasi. Selain itu, AndroidManifest.xml ini digunakan
sebagai pengatur activity-activity yang terdapat pada aplikasi, berupa daftar
kelas-kelas java, penggunaan intent untuk pemilihan, dan pemberian Label /title
pada suatu Activity saat mereka Aktif.
Sebelum android
dapat memulai komponen aplikasi, maka android harus melihat komponen
yang sedang berjalan. Untuk itu, aplikasi akan mendeklarasikan komponen
yang mereka gunakan dalam sebuah file manifest yang digabungkan ke
dalam paket file android berekstensi (.apk). Dalam Android Manifest
terdapat bagian-bagian yang sangat penting untuk terbentuknya suatu aplikasi,
diantaranya adalah :
1. Activity
Activity
pada android adalah sebuah class yang digunakan untuk membuat sebuah layout
yang akan ditampilkan dalam layar handpone dimana layout ini berisi
intrface-interface seperti, listview, combo box, textview, dll yang bertujuan
agar kita bisa berinteraksi dengan setiap activity mewakili satu layar, jadi
saat akan membuat 5 form dalam 5 layar maka kita harus membuat 5 activity pula
dan setiap form tersebut dapat saling berkomunikasi karena berada dalam satu
activity.
Pada saat aplikasi
berjalan pada sistem Android sebuah aktifitas program terjadi dalam beberapa
pernyataan program atau tahapan, seperti diperlihatkan pada gambar 3.7. Kita
tidak dapat melakukan kontrol terhadap tahapan tersebut, semua sudah di
atur oleh system. Namun demikian, kita dapat mengidentifikasi kapan tahapan
tersebut terjadi dengan memanggil method-method ini :
1. onCreate(
Bundle )
Method ini dipanggil ketika aktifitas
pertama kali dimulai. Kita dapat menggunakan method ini untuk melakukan
inisialiasi awal seperti menentukan antar muka ( user interface ), Method
onCreate( ) yang memiliki satu parameter yang dapat bernilai null atau bernilai
informasi dari state sebelumnya yang dijalankan oleh method
onSaveInstanceState( ).
2. onStart( )
Method ini mengindikasikan aktifitas
yang siap ditampilkan ke user
3. onResume( )
Method ini dipanggil ketika aktifitas
kita dinyatakan siap berinteraksi dengan user. Ini adalah aktifitas yang paling
tepat untuk menyertakan animasi dan music pada aplikasi anda
4. onPause( )
Method ini dijalankan ketika aktifitas
akan dijalankan di background, biasanya terjadi ketika aktifitas berjalan di
atas aktifitas ini. Pada state ini sebaiknya anda implementasi persistent data
pada program anda, seperti ketika sebuah database sedang dilakukan proses edit.
5. onStop( )
Method ini dipanggil saat aktifitas anda
tidak bisa dilihat lagi oleh user dan tidak dibutuhkan untuk sementara waktu.
Jika memori dalam keadaan parah (karena banyak resource berjalan) maka method
onStop() tidak pernah akan dipanggil ( system mungkin akan mematikan prosesnya
).
6. onRestart( )
Jika method ini dipanggil , berarti
aktifitas anda sedang di tampilkan ulang ( redisplay) oleh user dari sebelumnya
di stop.
7. onDestroy( )
Method ini dipanggil sebelum sebuah
aktifitas di matikan ( di-destroy). Jika resource memory ketat, method
onDestroty() tidak pernah akan dipanggil ( system mungkin akan mematikan
prosesnya )
8.
onStateInstanceState( Bundle )
Metodh ini ada di awal pembuatan class
dari sebuah Android Project
2.
Intent
intent adalah sebuah object yang
merupkan kunci untuk berkomunikasi dengan activity lainnya. Satu hal
penting lain dari intent adalah kita bisa mengirimkan data ke Activity lain dan
juga dapat menangkap data dari Activity tersebut. Intent sendiri dibagi menjadi
2 yaitu,
- Implicit intent
adalah intent yang memanggil fungsi activity yang sudah ada di fungsi
internal android seperti Dial Number, Open Browser dan lainya.
- Explicit Intent yang memanggil Activity lain yang masih dalam 1 project atupun beda project.
- Implicit intent adalah intent yang memanggil fungsi activity yang sudah ada di fungsi internal android seperti Dial Number, Open Browser dan lainya.
- Explicit Intent yang memanggil Activity lain yang masih dalam 1 project atupun beda project.
- Cara Instalasi Eclipse
- 1. Pertama-tama di laptop kita install JAVA terlebih dahulu, apabila JAVA sudah ada, kita bisa skip langkah ini. Karena JAVA merupakan komponen yang penting, maka apabila pada penginstallan java terjadi error maka akan mempengaruhi pengoperasian ECLIPSE itu sendiri

2. Lalu,
kita pilih atau tempatkan dimana sesuai yang diinginkan
3. Apabila
kita sudah menetapkan tujuan nya lalu kita klik FINISH.
Ekstrak
ADT
- Buka
eclipse - Help- software update-Add site - pilih local -browse direcoty
ADT-Centang/checlick-next untuk instlasi.
- Kemudian
akan menampilkan seperti ini
- Klik eclipse (buka) kemudian preference lalu pilih android, kemudian kita browse directorynya. Lalu Apply dan Ok.
- Bisa mencari di menubar WINDOW atau langsung pilih icon Android SDK and AVD Manager

3. Pilih
new untuk membuat interface baru
6. 

Main.xml
:
<?xml version="1.0"
encoding="utf-8"?>
<LinearLayout xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android"
android:layout_width="fill_parent"
android:layout_height="fill_parent"
android:orientation="vertical"
android:id="@+id/linearLayoutInit">
<ImageView
android:id="@+id/imageView1"
android:layout_width="fill_parent"
android:layout_height="fill_parent"
android:layout_weight=".2"
android:src="@drawable/logo"
android:layout_margin="5dp"
android:contentDescription="@string/accesibilityLogo"/>
<Button
android:id="@+id/buttonNewGame"
android:layout_width="fill_parent"
android:layout_height="fill_parent"
android:layout_weight=".4"
android:text="@string/newGame"
android:layout_margin="10dp"/>
<Button
android:id="@+id/buttonHighScores"
android:layout_width="fill_parent"
android:layout_height="fill_parent"
android:layout_weight=".4"
android:text="@string/highScores"
android:layout_margin="10dp"/>
<Button
android:id="@+id/buttonAbout"
android:layout_width="fill_parent"
android:layout_height="fill_parent"
android:layout_weight=".4"
android:text="@string/about"
android:layout_margin="10dp"/>
<Button
android:id="@+id/buttonExit"
android:layout_width="fill_parent"
android:layout_height="fill_parent"
android:layout_weight=".4"
android:text="Exit"
android:layout_margin="10dp"/>
</LinearLayout>
tetris.java :
package
android.tetris;
import
android.app.Activity;
import
android.content.Intent;
import
android.os.Bundle;
import
android.view.View;
import
android.view.View.OnClickListener;
import
android.view.Window;
import
android.widget.Button;
public
class Tetris extends Activity {
private Button btnNewGame, btnHighScores,
btnAbout, btnExit;
/** Called when the activity is first
created. */
@Override
public void onCreate(Bundle
savedInstanceState) {
//Assign
layouts
super.onCreate(savedInstanceState);
requestWindowFeature(Window.FEATURE_NO_TITLE);
setContentView(R.layout.main);
//Find and assign buttons
btnNewGame = (Button)
findViewById(R.id.buttonNewGame);
btnNewGame.setOnClickListener(new
OnClickListener(){
public
void onClick(View v) {
Intent
intent = new Intent(Tetris.this, Game.class);
startActivity(intent);
}
});
btnHighScores = (Button)
findViewById(R.id.buttonHighScores);
btnHighScores.setOnClickListener(new
OnClickListener(){
public
void onClick(View v) {
Intent
intent = new Intent(Tetris.this, HighScores.class);
startActivity(intent);
}
});
btnAbout = (Button)
findViewById(R.id.buttonAbout);
//btnResumeGame.setEnabled(false);
//Disabled (unimplemented feature)
btnAbout.setOnClickListener(new
OnClickListener(){
public
void onClick(View v) {
Intent
intent = new Intent(Tetris.this, About.class);
startActivity(intent);
}
});
btnExit = (Button)
findViewById(R.id.buttonExit);
btnExit.setOnClickListener(new
OnClickListener(){
public
void onClick(View v) {
finish();
}
});
}
}
Keterangan
:
1. Pertama
tama kita buat file.xml untuk membuat atau menampilkan suatu tampilan. Main.xml
ini akan menampilkan tampilan awal yang berisi beberapa button. Button 1 new
game, Button 2 untuk highscore , button 3 untuk about dan button 4 untuk
keluar.
2. Menggunakan
satu imageview pada satu tampilan awal ini yaitu logonya.
3. Setiap
Button atau Imageview memiliki nama masing-masing yang disebut : id
4. Apabila
pada .java ingin dipanggil kita dapat panggil nama id nya.